Kamis, 27 Desember 2012

Ukhti.... Apa Yang Menghalangi Mu Berjilbab ???

,
Ukhty Apa yang menghalangi mu
berjilbab ???

Mungkin aku harus kembali
mengingatkanmu tentang alasan
penting kenapa Allah Subhanahu wa
Ta’ala menurunkan perintah jilbab
kepada kita –kaum Hawa- dan bukan
kepada kaum Adam. Saudariku, jilbab adalah pakaian yang berfungsi untuk
menutupi perhiasan dan keindahan
dirimu, agar dia tidak dinikmati oleh
sembarang orang. Ingatkah engkau
ketika engkau membeli pakaian di
pertokoan, mula-mula engkau melihatnya, memegangnya, mencobanya,
lalu ketika kau jatuh cinta kepadanya,
engkau akan meminta kepada pemilik
toko untuk memberikanmu pakaian
serupa yang masih baru dalam segel.
Kenapa demikian? Karena engkau ingin mengenakan pakaian yang baru,
bersih dan belum tersentuh oleh tangan-
tangan orang lain. Jika demikian
sikapmu pada pakaian yang hendak
engkau beli, maka bagaimana sikapmu
pada dirimu sendiri? Tentu engkau akan lebih memantapkan ‘segel’nya, agar dia
tetap ber’nilai jual’ tinggi, bukankah
demikian? Saudariku, izinkan aku
sedikit mengingatkanmu pada firman
Rabb kita ‘Azza wa Jalla berikut ini,

“Katakanlah kepada wanita-wanita
beriman: ‘Hendaklah mereka menahan
pandangan mereka, dan memelihara
kemaluan mereka, dan janganlah
mereka menampakkan perhiasan
mereka kecuali yang (biasa) nampak daripadanya.’” (Qs. An-Nuur: 31)

Dan firman-Nya,
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-
istrimu, anak-anak perempuanmu dan
istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah
mereka menjulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk
dikenali, karena itu mereka tidak
diganggu. Dan Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzaab:
59)

“Wanita itu adalah aurat, jika ia keluar
rumah, maka syaithan akan
menghiasinya.” (Hadits shahih. Riwayat
Tirmidzi (no. 1173) )

Saudariku, berjilbab bukan hanya
sebuah identitas bagimu untuk
menunjukkan bahwa engkau adalah
seorang muslimah. Tetapi jilbab adalah
suatu bentuk ketaatanmu kepada Allah
Ta’ala , selain shalat, puasa, dan ibadah lain yang telah engkau kerjakan. Jilbab
juga merupakan konsekuensi nyata dari
seorang wanita yang menyatakan bahwa
dia telah beriman kepada Allah Ta’ala
dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa
sallam. Selain itu, jilbab juga merupakan lambang kehormatan, kesucian, rasa
malu, dan kecemburuan. Dan semua itu
Allah jadikan baik untukmu. Tidakkah
hatimu terketuk dengan kasih sayang
Rabb kita yang tiada duanya ini?

salam ukhuwah penuh cinta coz Allah

Siti Al-Muhajirin Khumaira

Menjaga Aib Suami

,
Menjaga Aib Suami

Manusia tidak ada yang sempurna.
Begitu juga dalam kehidupan seharian suami isteri, pastilah banyak kekurangan di sana sini.

Ketika seseorang telah menikah, maka isteri dan suami telah menjadi satu bahagian. Mereka bagaikan pakaian untuk satu sama lain. Dan fungsi utama pakaian adalah menutup aurat. Ertinya, masing- masing suami isteri harus berusaha menutup aib pasangannya, dan pantang mengungkapkannya kepada orang lain, walaupun keluarga sendiri.

Namun selalu kita jumpa realiti menyedihkan di luar sana. Banyak kaum wanita ibu-ibu membicarakan aib cacat atau cela yg ada pada suami mereka tanpa perasaan malu ataupun bersalah.

Pernahkah kita berfikir sejenak, mengingatkan pesanan Rasulullah SAW, mengenai hal ini,

“Dari Abu Sa’id al-Kudriy, IA berkata, Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di Hari kiamat adalah seorang lelaki (suami)
yang bercampur (bersetubuh) dengan isterinya, kemudian menceritakan rahsia (isteri)-nya tersebut.” (HR. Muslim)

Manusia penuh dengan kekhilafan, begitu juga suami. Sebaik baiknya beliau, pastilah mempunyai kekurangan, aib, cacat dan cela. Tetapi adalah lebih baik jika kita menyimpan semua itu, dan menyibukkan diri ini untuk memeriksa dan mengira dan memperbaiki aib kita sendiri. Insyaallah hal itu sudah menghabiskan waktu tanpa sempat memikirkan dan mencari serta menceritakan kekurangannya. Tambahan pula orang yang suka mencari-cari kesalahan orang lain unutk dibicarakan atau diceritakan di hadapan manusia, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membalas dengan membongkar aib walaupun ia berada di dalam rumahnya.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik
radhiyallaahu ‘anhu dari Nabi
shallallaahu ‘alaihi wa sallam beliau
bersabda:
“Maukah kalian aku beritahu tentang istri-
istri kalian di dalam surga?” Mereka
menjawab: “Tentu saja wahai
Rasulullaah!” Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa
sallam menjawab: “Wanita yang penyayang
lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah
kepadanya, ia berkata: “Ini tanganku di
atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.” (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath dan Ash Shaghir.
Lihat Ash Shahihah hadits no. 3380)

Istri yang menginginkan hidup penuh dengan
kebahagiaan bersama suaminya adalah istri
yang tidak mudah marah. Dan niscaya dia
pun akan meredam kemarahan dirinya dan
kemarahan suaminya dengan cinta dan kasih
sayang demi menggapai kebahagiaan surga.

Sumber dari beberapa blog termasuk blog saya pribadi

Kamis, 13 Desember 2012

Cup kematian sebagai pengingat

,


# Cukuplah Kematian sebagai Pengingat #

“Perbanyaklah mengingat sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu kematian!” (HR. Tirmidzi)

Berbahagialah hamba-hamba Allah yang senantiasa bercermin dari kematian. Tak ubahnya seperti guru yang baik, kematian memberikan banyak pelajaran, membingkai makna hidup, bahkan mengawasi alur kehidupan agar tak lari menyimpang. Nilai- nilai pelajaran yang ingin diungkapkan guru kematian begitu banyak, menarik, bahkan menenteramkan.

Di antaranya adalah apa yang mungkin sering kita rasakan dan lakukan. Kematian mengingatkan bahwa waktu sangat berharga Tak ada sesuatu pun buat seorang mukmin yang mampu mengingatkan betapa berharganya nilai waktu selain kematian. Tak seorang pun tahu berapa lama lagi jatah waktu pentasnya
di dunia ini akan berakhir. Sebagaimana tak seorang pun tahu di mana
kematian akan menjemputnya.

Ketika seorang manusia melalaikan nilai
waktu pada hakekatnya ia sedang menggiring dirinya kepada jurang
kebinasaan. Karena tak ada satu detik pun waktu terlewat melainkan ajal kian
mendekat.

Allah swt mengingatkan itu dalam surah Al-Anbiya ayat 1, “Telah dekat kepada manusia hari
menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi
berpaling (daripadanya) .”

Ketika jatah waktu terhamburkan sia-sia,
dan ajal sudah di depan mata. Tiba-tiba, lisan tergerak untuk mengatakan,

“Ya
Allah, mundurkan ajalku sedetik saja. Akan kugunakan itu untuk bertaubat dan mengejar
ketinggalan.”

Tapi sayang, permohonan tinggallah permohonan. Dan,
kematian akan tetap datang tanpa ada perundingan.

Allah swt berfirman dalam
surah Ibrahim ayat 44, “Dan berikanlah peringatan kepada
manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang azab kepada mereka, maka
berkatalah orang-orang zalim: ‘Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami walaupun dalam
waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan
mengikuti rasul-rasul ….”

** Kematian mengingatkan bahwa kita bukan
siapa- siapa

Kalau kehidupan dunia bisa diumpamakan
dengan pentas sandiwara, maka kematian adalah akhir segala peran. Apa pun
dan siapa pun peran yang telah di mainkan,

ketika sutradara
mengatakan ‘habis’ , usai sudah
permainan. Semua kembali kepada peran yang
sebenarnya.

 Lalu, masih kurang patutkah
kita dikatakan orang gila ketika bersikeras akan
tetap selamanya menjadi tokoh yang kita perankan. Hingga kapan pun. Padahal,
sandiwara sudah berakhir.

Sebagus- bagusnya peran yang kita mainkan,
tak akan pernah melekat selamanya. Silakan kita bangga ketika dapat
peran sebagai orang kaya. Silakan kita menangis ketika berperan sebagai
orang miskin yang menderita.

Tapi, bangga dan menangis itu bukan untuk
selamanya. Semuanya akan berakhir. Dan, peran-peran itu akan dikembalikan kepada
sang sutradara untuk dimasukkan kedalam laci- laci peran. Teramat naif kalau
ada manusia yang berbangga dan yakin bahwa dia akan menjadi orang yang
kaya dan berkuasa selamanya.

Pun begitu, teramat naif kalau ada manusia yang
merasa akan terus menderita selamanya. Semua berawal, dan juga akan
berakhir. Dan akhir itu semua adalah kematian. **

Segores Pena Hati

,
Ku sebut namaNya dengan pelan dan
lirih….mencoba merasakan kehadiranNya…
Rabbi…
ya Rahman…
…ya Rahim…
..ya Ghoffur…
Kenapa…
ya Rabb…
baru saat ini bisa
kurasakan cintaMu…
kenapa baru kusadar
bahwa cintaMu itu nyata…
Banyak cinta lain yang datang mengetuk
pintu hatiku…
dan semuanya begitu mudah
kuterima sebagai tamu terindah…
tapi
ketukan cintaMu tak kuindahkan..
bahkan ku
usir…
Kini…ketika cinta-cinta itu pergi dan
meninggalkan luka, justru cintaMu yang
pertama menghampiri dan menenangkanku..

Rabbi…. Indahnya caraMu mencintaiku… Indahnya caraMu memikat hatiku… Bodohnya aku ketika cinta-cinta lain itu bisa
membuatku terjerat…padahal cinta mereka
adalah nafsu..
Rabbi..
cintaMu tersemai dalam ayat…
RinduMu terhempas dalam tiap seruan
adzan…
Adakah cinta yang lebih indah dari cintaMu??

Rabbi.. Berikan aku kesempatan…menikmati cintaMu
Kan ku ayun langkah ini menju cintaMu yang
tertinggi…
Kan ku kunci ruang hatiku untuk cinta yang
lain…
sebelum cinta lain itu meminta izin
dariMu..
Rabbi… Akhirnya air mata ini mengalir untukMu…
Berlinang karena rindu yang teramat sangat
padaMu…
Akhirnya sujudku tak bisa ku cegah untuk
cepat beranjak… Sujudku menghempaskan keegoisanku
selama ini…
Akhirnya nafsuku kalah…karena sentuhan
cintaMu yang begitu membuat diri ini
bergetar hebat…

Nasehat Ali Bin Abi Thalib

,
~ Ketika Cinta Tak Berujung Bahagia ~

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-
Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri- istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan dijadikan-Nya di
antaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda bagi
kaum yang berpikir.(Qs.Ar-rum:21)

Subhanallah ....
Bergetar hati ini tatkala mengeja setiap larikan ayat tsb ...

Ya Rabb ....
Ya Ghafar ..
Ya Muhaimin ...
Ya Aziz ...
Engkaulah yang maha membolak balikan hati setiap hamba-Mu
Atas kehendak-Mu kami bertemu dan saling mengenal ...
sesaat waktu berlalu begitu indah ...
Dan Kini ya Rabb ... Aku merasakan Fitrah suci itu
Ku jaga cinta itu dalam diam ku
Ku cintai dia atas nama-Mu ...
Namun ...
Ternyata dia bukanlah lelaki pilihan-Mu ..

Saat hubungan di terpa prahara ...
Saat hati nya mulai berpaling ...
Saat cinta nya mulai memudar ...
kumerasakan justru cinta-Mu begitu utuh dan dekat Ya Rabb ...
Saat duka harus ku hanyutkan di antara samudra hati ku
Saat luka itu harus sirami dengan tetesan air mata ...
Justru Engkau mengajarkan ku arti sebuah kedewasaan
bahwa duka itu harus ku ceritakan pada-Mu lewat sebuah ketabahan
Bahwa tangisan itu harus ku ceritakan Pada-Mu melalui sebuah senyuman ..
Bahwa kesakitan itu harus ku ceritakan pada-Mu lewat sebuah Keikhlasan saat melepaskan nya pergi

Ketiks Ia Pergi .... LEPASKANLAH !!!!!!!!

,
~ Ketika Cinta Tak Berujung Bahagia ~

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-
Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri- istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan dijadikan-Nya di
antaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda bagi
kaum yang berpikir.(Qs.Ar-rum:21)

Subhanallah ....
Bergetar hati ini tatkala mengeja setiap larikan ayat tsb ...

Ya Rabb ....
Ya Ghafar ..
Ya Muhaimin ...
Ya Aziz ...
Engkaulah yang maha membolak balikan hati setiap hamba-Mu
Atas kehendak-Mu kami bertemu dan saling mengenal ...
sesaat waktu berlalu begitu indah ...
Dan Kini ya Rabb ... Aku merasakan Fitrah suci itu
Ku jaga cinta itu dalam diam ku
Ku cintai dia atas nama-Mu ...
Namun ...
Ternyata dia bukanlah lelaki pilihan-Mu ..

Saat hubungan di terpa prahara ...
Saat hati nya mulai berpaling ...
Saat cinta nya mulai memudar ...
kumerasakan justru cinta-Mu begitu utuh dan dekat Ya Rabb ...
Saat duka harus ku hanyutkan di antara samudra hati ku
Saat luka itu harus sirami dengan tetesan air mata ...
Justru Engkau mengajarkan ku arti sebuah kedewasaan
bahwa duka itu harus ku ceritakan pada-Mu lewat sebuah ketabahan
Bahwa tangisan itu harus ku ceritakan Pada-Mu melalui sebuah senyuman ..
Bahwa kesakitan itu harus ku ceritakan pada-Mu lewat sebuah Keikhlasan saat melepaskan nya pergi

Muslimah Itu ............

,
Muslimah itu...
fitrahmu lembut tercipta,
halus kulitmu, manis tuturmu,
tulus hatimu,
setulus rasa membisik jiwa,
sehangat cinta, sejernih kasih
manjamu.. lembutmu…
bukan jadi lemahmu!
Muslimah itu ...
bisa seteguh Khadijah, yang suci hatinya,
tabah dan tenang sikapnya, teman sejati Rasulullah,
pengobat duka dan laranya ...
Muslimah itu ...
bisa secerdas ‘Aisyah,
kaya ilmu, kaya amal
Muslimah itu ...bisa setegar Hafsah, teguh pendiriannya,
penyimpan mushaf pertama kalamullah ...
Muslimah itu ...
bisa setabah Maryam,
meski dicaci meski dikeji, itu hanya cerca manusia,
namun sucinya Allah memuji ...
Muslimah itu ...bisa seanggun Fatimah, meniti hidup seadanya,
puteri Rasulullah ... kesayangan ayahanda,
cahaya penerang segenap rumahnya,
ummi tersayang cucu Baginda ...
Muslimah itu ...
bisa setangguh ‘Asma,
dengan dua tangan tegar melindungi dien-Nya,
meski akhirnya bermandi darah,
menyahut panggilan Allah
Muslimah itu ...
perlu ada yang membela,
agar terdidik jiwanya,
agar ia terpelihara ... dengan cinta Rabbnya,
dengan rindu RasulNya ... dengan yakin DienNya,
dengan teguh aqidahnya,
dengan utuh cinta yang utama,
pada Allah dan RasulNya,
dalam ketaatan penuh setia .
pemelihara dirinya, agama, keluarga & ummatnya ...
Muslimah itu ...
perlu kasih sayang,
perlu pengertian,
tanpa jemu dan tanpa bosan,
Muslimah itu ...
muslimah akhir zaman,
era hidup pedih tak terperi
dirinya terancam
dunia memperdaya ...
karena muslimah itu,
yang hidup di zaman ini ...
perlu teguh kakinya,
mantap iman mengunci jiwanya,
dari lemah dan kalah
dari gundah dan salah
dalam perjalanan mengenali Tuhannya,
dalam perjuangan menggapai cintaNya,
Muslimah itu ...
anugerah istimewa kepada dunia!
sebagai pejuang ummat ...
muslimah yang sholehah ... kelak jadi ibu,
membentuk generasi Rabbani
Muslimah itu ...
moga akan pulang,
dalam cinta, dalam sayang,
Ar-Rahman melindungi, merahmati dan meridhai,
perjalanan muslimah itu ...
menuju cintaNya yang abadi‼!

Sepenggal Luka Berbalut Doa

,
☆º°˚˚☆ Luka Berbalut Doa ☆º°˚˚☆

Beberapa malam kemarin.. aku merasakan
hal yang sangat mengganggu pikiran dan
hatiku tentang dirinya. Selama ini aku tak
pernah mendapat kejelasan jawaban tentang
siapa sebenarnya yang ada di hatinya?

Namun..inilah suatu anugerah yang Tuhan
berikan padaku sebuah kekuatan akan
perasaan yang terkadang membuatku aku
sering dapat merasakang sesuatu yang tidak
beres sedang terjadi .

.. aku selalu memohon
padaNYA ..aku bermunajat semampuku pada Tuhanku Yang Maha Mengetahui apa yang
tidak tiketahui oleh hambaNya.
Tiap waktu aku selalu melantunkan doa-doa
untuk nya dan tak lupa selalu memohon agar
Tuhan memberikan petunjuk padaku.. yahh
petunjuk akan suatu kebenaran.. tentang apa sedang terjadi..dan  siapakah sebenarnya
yang ada di dalam hatinya.
Karena selama ini aku selalu merasa asing
dengan apa yang diucapkanya padaku,
meskipun indah.. aku merasa itu semua
bukan untuk ku..aku bukan makhluk yang penuh dengan kecurigaan namun rasa dalam
hati ini tak dapat dipaksa dan tak dapat
dibohongi.. ada sesuatu yang selama ini
membuatku resah.. bertanya.. bingung
dengan arah hatinya.. dengan kata manisnya
.. terasa asing..dan bukan untukku..
Aku jadi membatasi diri saat ingin bertemu
dan berkomunikasi dengannya.. aku tidak
pernah merasakan hal seperti ini
sebelumnya.. aku memang menyayangi dan
mencintainya.. namun seperti ada yang manahanku dari hati kecilku.. untuk membuat
pagar tinggi karena hati kecilku selalu
berteriak..
“BUKAN AKU lah YANG ADA DI HATI nya
selama ini..!!!”
Aku berusaha menepis semua keraguan itu.. namun..hatiku tak dapat dibohongi..!!
Sering kali kutemui pesan mesra dan tebar
pesona nya dengan beberapa gadis yang
memang sudah pernah kusebutkan di
hadapanya namun dirinya tetap saja berkelit.
Aku sering merasa sedih.. ketika aku hanya dapat membaca komunikasi mereka dengan
mesra, kemudian suatu waktu dia dengan
gampangnya berteriak benci&jijik padaku???
“Aku merasa sangat seperti sasak
pelampiasan emosinya selama ini..aku
bahkan berani meyakinkan nya bahwa kata- kata sekasar itupun hanya pernah
dilontarkanya padaku saja selama
hidupnya..”


“Aku merasakan kekosongan itu sudah
sejak lama.. aku tahu dia sama sekali tidak
tulus menyayangiku…namun aku berusaha
bertahan hanya untuknya.. dia masih rapuh dalam kondisi terjatuhnya.. aku hanya ingin
menemaninya dan mendampinginya hingga
dirinya bangkit kembali dengan cerahnya
…!!”

 Aku bahkan tak pernah selesai untuk
membahas tentang hal ini denganmu..aku takut kau akan tersakiti..hingga kutemukan
sendiri jawabannya setelah lama
kubermunajat padaNya disetiap doaku dan
ternyata Tuhan menunjukkanku tepat saat
maalam ini juga setelah usai doaku..”
“Aku mencintaimu tulus..menyayangimu seadanya..dan memampukan diriku untuk
selalu ada saat kau butuhkan…bukan suatu
yang aku permainkan.. itu semua adalah
bentuk ketulusan sayangku padamu..”
“ Semoga kau menyadari semuanya..”

Cinta Ku Utuh Tak Tersentuh

,
Cinta ku Utuh Tak Tersentuh

assalamu'alaikum

Jika ada yang bertanya, bagaimana aku memandang perkara jodoh, maka akan ku jawab, bagiku sama saja kau menanyakan keyakinanku tentang kematian..

Jodoh dan kematian adalah rahasi-Nya yang tersembunyi dalam tabir keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun di lauhul mahfuzh..

Lalu apa yang ku khawatirkan? Dan kenapa pula ku harus mengejar? Tidak, aku tak sudi.. Ku katakan padamu wahai para wanita perhiasan terindah dunia..

Jangan pernah mengobral murah kehormatanmu untuk hal yang kau sendiri tak yakin kehakikiannya? Pahamkah maksudku?

Ku tanya padamu, pernahkah kau jatuh cinta? Ku akui, akupun juga… Tapi tak pantas bagi kita mengumbar rasa itu.. Rasa yg entah akan berlabuh di mana?

Lalu pikirkan, jika dia yang kau cinta, yang mengganggu tidurmu, membuatmu menangis karena rindu, ternyata bukan atau mungkin tak kan pernah menjadi pendampingmu, atau bukan kau yang dia pilih? Tak malukah? Tak malukah?
Lalu, apa masih mampu kau tatap wajah suamimu kelak dengan cinta yang seutuhnya jika ternyata dulu kau pernah menaruh separuh hatimu pada lelaki lain…

Wahai para lelaki, tak cemburukah? Tak cemburukah? Tak cemburukah kau jika saat ini wanita yang kau pilih kelak sedang menyerahkan hatinya pada lelaki selainmu, namun ternyata kau yang akan meminangnya.
Tak sakit hatikah bila ketika bersamamu, ternyata dia tengah membandingkanmu dengan sosok lain dalam hatinya? Tak sedihkah? Tak sakitkah? Tak cemburukah? Jika kau, para lelaki, menjawab ‘ya’ maka, itu pula yang kami, wanita, rasakan..

Takkan pernah bosan ku ingatkan, bahwa yang akan berlaku tetaplah ketetapan-Nya…. Sekuat apapun usaha kalian jika tak sejalan dengan kehendak-Nya, maka tak akan pernah terjadi.. .

Lalu, buat apa kau mubazirkan waktumu? Untuk apa Kau kuras energi? Kerana apa kau habiskan airmatamu?…. untuk orang yang belum tentu menjadi milikmu? Untuk apa?

Dan ku katakan padamu. Mungkin kau yang akan memilihku belum ku cinta saat itu. Tapi ketahuilah, karena kau memilihku, kau ku cinta…

Bukankah jatuh cinta adalah sebuah proses? Akan ada sebab, akan ada hal yang membuatku jatuh cinta padamu, dan kau pun akan mencintaiku.. Dan ketika itu terjadi, semua telah terangkai dengan indah dalam kerangka kehalalan, dalam ikatan pernikahan yang disebut mitsaqan ghalizhan..

Dan tak akan pernah ada ragu ku katakan kuserahkan cintaku UTUH TAK TERSENTUH, padamu.. Hanya padamu.. ya, hanya padamu dan untukmu duhai cintaku….,

Mawar Untuk Muslimah Ku

,






Mawar Berduri di Tepi Jurang


Seorang wanita sempurna seperti setangkai mawar berduri.
 Dan kesempurnaan mawar adalah pada durinya. Semua kisah,puisi,syair dari klasik hingga postmodern memberi tajuk ‘mawar ber
duri’ untuk gambaran kesempurnaan bunga. Namun terkadang orang menganggap duri pada mawar menganggu, merusak bahkan mengurangi keindahan kelopak mawar. Padahal justru dengan duri itulah setangkai mawar jadi sempurna, terjaga, terlindungi, tak dipetik sembarang orang.


Mawar adalah wanita, sedangkan duri pada mawar adalah aturan yang melekat dari Allah bagi seorang wanita. 
Banyak orang mengatakan aturan yang Allah buat untuk wanita, mengekang,sulit jodoh hingga sulit mendapatkan pekerjaan. 
Padahal seperti duri pada mawar justru aturan itu yang melindungi, menjaga dan membuat seorang wanita mulia. 
Seperti duri yang jadi penyempurna mawar. 
Maka aturan Tuhan yang menjadi penyempurna wanita. Dan jika mawar berduri adalah mawar sempurna. Pastinya, wanita dengan aturan yang melekat dari Tuhannya pula wanita yang sempurna.
Seorang wanita sempurna seperti mawar berduri di tepi jurang

Bukan mawar di tengah taman. Jika mawar ada di tengah taman cenderung semua tangan bisa memetiknya, dari orang biasa hingga orang kurang ngajar yang nekat memetik walaupun ada tulisan “Dilarang Memetik Bunga”. Walau ada larangannya orang tetap berani memetik toh dibawah tulisan larangan itu hanya tertulis ancaman “denda sekian puluh ribu rupiah atau kurungan sekian bulan”.
 Tapi jika ada di tepi jurang tentu tak semua tangan berani menyentuhnya.
Maka wanita, tumbuhlah di tepi jurang. 

Hingga tak sembarang tangan lelaki bisa mencolekmu. Hingga jikapun suatu saat ada seorang lelaki memetikmu. Pastilah lelaki yang paling berani berkorban untukmu. 
Bukan sembarang tangan, bukan sembarang orang, bukan sembarang lelaki. Karena wanita bukanlah barang murah yang boleh disentuh seenaknya. 
bukan barang hiasan yang bisa dipetik dengan ancaman kecil.
Dan setelahnya tak ada yang lebih indah dari mawar berduri di tepi jurang, bagi seorang lelaki berani. Seorang wanita dengan aturan dan “keterasingan” lah yang menarik minat lelaki peradaban.

 Tapi bagi lelaki pecundang, tentu mengambil mawar tak berduri di tengah taman lebih diinginkan. “lebih sedikit resiko” begitu kata mereka yang kalah.
Lalu terserah anda para wanita, 
Apakah anda berharap tangan pemberani atau hanya tangan para pecundang yang menyentuh Anda.
Jadi silahkan saja pilih?
Disaat hidayah Allah berikan, setelah seorang wanita berkata ingin menjadi mawar sempurna di tepi jurang. Dengan langkah awal menutup sempurna aurat, sesaat setelah mendengar kisah tadi. Subhanallah, jaga kami semua dalam hidayahMu ya Rabb,..


diambil dari buku “Dua Hati Yang Berlayar” (Liebe publishing,2007) karangan Tony Raharjo

Kamis, 29 November 2012

Jemput Aku Menjadi Bidadari Hati Mu

,

(˘ʃƪ˘) Jemput Aku menjadi bidadari hati mu (˘ʃƪ˘)

duhai akhi ...
Dulu atas kehendak-Nya kita di pertemukan secara tak sengaja
Dulu atas kehendak-Nya pula kita di perkenan kan saling mengenal
Dan atas izin-Nya pula aku mencintai mu dalam diam ...

Engkau tahu akhi,mengapa ku mencintai mu dalam diam ?
Karna itulah satu satunya ku menjaga cinta ini agar selalu dalam ridho-Nya

Ya akhi ...
Kini lepas sudah masa perkenalan kita
Jika Allah mengizinkan
Khitbah tinggal menunggu waktu
Kelak jemputlah aku menjadi satu satu nya bidadari hati mu
Jadilah pula engkau imam terbaik ku yang kan menuntun ku menuju Al-jannah

Tahukah engkau akhi
Saat Ijab Qabul kau ikrarkan
Saat Ar-rahman kau kumandangkan
Maka sadarilah
sebuah gerbang kehidupan barulah kita mulai ...
akulah kelak wanita yang kan mengikhlaskan sisa sisa hidup ku untuk menemani mu
Akulah wanita yang kan menjadi madrasah ilmu yg pertama kalinya untuk anak anak mu
Akulah wanita yang kan cemas jika engkau tengah sakit
Akulah wanita yang kan dengan sepenuh hati mencintai mu

Jemput aku menjadi bidadari mu

Soreang,27 November 2012
~khumaira-DK~

Kamis, 15 November 2012

Sebab Naik Turun Nya Iman

,

Sebab-sebab Naik-turunnya Iman dan Cara Meningkatkan Keimanan
CARA MENAIKKAN KADAR IMAN :

1. Pelajarilah berbagai ilmu agama Islam yang bersumber pada Al-Qur'an dan
Hadits

a. Perbanyaklah membaca Al-Qur'an dan renungkan maknanya

Ayat-ayat Al-Qur'an memiliki target yang luas dan spesifik sesuai kebutuhan
masing-masing orang yang sedang mencari atau memuliakan Tuhannya. Sebagian
ayat Al-Qur'an mampu menggetarkan kulit seseorang yang sedang mencari
kemuliaan Allah, dilain pihak Al-Qur'an mampu membuat menangis seorang
pendosa, atau membuat tenang seorang pencari ketenangan.

"Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah
supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran
orang-orang yang mempunyai pikiran."

(QS, Shaad 38:29)

"Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi
orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada
orang-orang yang lalim selain kerugian."

(QS, al-Israa' 17:82)

b. Pelajarilah ilmu mengenai Asma'ul Husna, Sifat-sifat Yang Maha Agung.

Bila seseorang memahami sifat Allah yang Maha Mendengar, Maha Melihat dan
Maha Mengetahui, maka ia akan menahan lidahnya, anggota tubuhnya dan gerakan
hatinya dari apapun yang tidak disukai Allah.

Bila seseorang memahami sifat Allah yang Maha Indah, Maha Agung dan Maha
Perkasa, maka semakin besarlah keinginannya untuk bertemu Allah di hari
akhirat sehingga iapun secara cermat memenuhi berbagai persyaratan yang
diminta Allah untuk bisa bertemu dengan-Nya (yaitu dengan memperbanyak amal
ibadah).

Bila seseorang memahami sifat Allah yang Maha Santun, Maha Halus dan Maha
Penyabar, maka iapun merasa malu ketika ia marah, dan hidupnya merasa tenang
karena tahu bahwa ia dijaga oleh Tuhannya secara lembut dan sabar.

c. Pelajari dengan cermat sejarah (Siroh) kehidupan Rasulullah SAW.

Dengan memahami perilaku, keagungan dan perjuangan Rasulullah, akan
menumbuhkan rasa cinta kita terhadapnya, kemudian berkembang menjadi
keinginan untuk mencontoh semua perilaku beliau dan mematuhi pesan-pesan
beliau selaku utusan Allah.

Seorang sahabat r.a. mendatangi Rasulullah saw dan bertanya, "Wahai Rasul
Allah, kapan tibanya hari akhirat?". Rasulullah saw balik bertanya : "Apakah
yang telah engkau persiapkan untuk menghadapi hari akhirat?". Si sahabat
menjawab , "Wahai Rasulullah, aku telah sholat, puasa dan bersedekah selama
ini, tetap saja rasanya semua itu belum cukup. Namun di dalam hati, aku
sangat mencintai dirimu, ya Rasulullah". Rasulullah saw menjawab, "Insya
Allah, di akhirat kelak engkau akan bersama orang yang engkau cintai". (HR
Muslim) Inilah hadits yang sangat disukai para sahabat Rasulullah SAW.
Jelaslah bahwa mencintai Rasulullah adalah salah satu jalan menuju surga,
dan membaca riwayat hidupnya (siroh) adalah cara terpenting untuk lebih
mudah memahami dan mencintai Rasulullah SAW.

d. Mempelajari Jasa-jasa dan Kualitas Agama Islam

Perenungan terhadap syariat Islam, hukum-hukumnya, akhlak yang diajarkannya,
perintah dan larangannya, akan menimbulkan kekaguman terhadap kesempurnaan
ajaran agama Islam ini. Tidak ada agama lain yang memiliki aturan dan etiket
yang sedemikian rincinya seperti Islam, dimana untuk makan dan ke WC pun ada
adabnya, untuk aspek hukum dan ekonomi ada aturannya, bahkan untuk
berhubungan suami -istripun ada aturannya.

e. Mempelajari Kehidupan Orang-orang Sholeh (generasi Shalafus Sholihin,
para sahabat Rasulullah SAW, murid-murid para sahabat, tabi'in dan tabi'it
tabi'in)

Mereka adalah generasi-generasi terbaik dari Islam. Mereka adalah
orang-orang yang kadar keimanannya diibaratkan sebesar gunung Uhud sementara
manusia zaman kini diibaratkan kadar keimananya tak lebih dari sebutir debu
dari gunung Uhud. Umar r.a. pernah memuntahkan makanan yang sudah masuk ke
perutnya ketika tahu bahwa makanan yang diberikan padanya kurang halal
sumbernya. Sejarah lain menceritakan tentang lumrahnya seorang tabi'in
meng-khatamkan Qur'an dalam satu kali sholatnya. Atau cerita tentang seorang
sholeh yang lebih dari 40 tahun hidupnya berturut-turut tidak pernah sholat
wajib sendiri kecuali berjamaah di mesjid. Atau seorang sholeh yang menangis
karena lupa mengucap doa ketika masuk mesjid. Inilah cerita-cerita teladan
yang mampu menggetarkan hati seorang yang sedang meningkatkan keimanannnya.

2. Renungkanlah tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam (ma'rifatullah)

Singkirkan dulu kesombongan akal kita, renungkan secara tulus bagaimana alam
ini diciptakan. Sungguh pasti ada kekuatan luar biasa yang mampu menciptakan
alam yang sempurna ini, sebuah struktur dan sistem kehidupan yang rapi,
mulai dari tata surya, galaksi hingga struktur pohon dan sel-sel atom.

Renungkan pula rahasia dan mukjizat Qur'an. Salah satu keajaiban Al Qur'an
adalah struktur matematis Al Qur'an. Walau wahyu Allah diturunkan bertahap
namun ketika seluruh wahyu lengkap maka ditemukan bahwa kata tunggal "hari"
disebut sebanyak 365 kali, sebanyak jumlah hari pada satu tahun syamsiyyah
(masehi). Kata jamak hari disebut sebanyak 30 kali, sama dengan jumlah hari
dalam satu bulan. Sedang kata Syahrun (bulan) dalam Al Quran disebut
sebanyak 12 kali sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun. Kata Saa'ah
(jam) disebutkan sebanyak 24 kali sama dengan jumlah jam sehari semalam. Dan
semua kata-kata itu tersebar di 114 surat dan 6666 ayat dan ratusan ribu
kata yang tersusun indah. Dan masih banyak lagi keajaiban dan mukjizat Al
Quran dari sisi pandang lainnya yang membuktikan bahwa itu bukan karya
manusia. Masih banyak pula mukjizat lainnya di alam ini yang membuktikan
bahwa alam ini memiliki struktur yang sangat sempurna dan tidak mungkin
tercipta dengan sendirinya. Adalah lumrah, bahwa sesuatu yang tidak mungkin
diciptakan manusia, pastilah diciptakan sesuatu yang Maha Kuasa, Maha Besar.
Inilah yang menambah kecilnya diri kita dan menambah kekaguman dan cinta
serta iman kita kepada Sang Pencipta alam semesta ini.

3. Berusaha keras melakukan amal perbuatan yang baik secara ikhlas

Amal perbuatan perlu digerakkan. Dimulai dari hati, kemudian terungkap
melalui lidah kita dan kemudian anggota tubuh kita. Selain ikhlas,
diperlukan usaha dan keseriusan untuk melakukan amalan-amalan ini.

a. Amalan Hati

Dilakukan melalui pembersihan hati kita dari sifat-sifat buruk, selalu
menjaga kesucian hati. Ciptakan sifat-sifat sabar dan tawakal, penuh takut
dan harap akan Allah. Jauhi sifat tamak, kikir, prasangka buruk dan
sebagainya.

b. Amalan Lidah

Perbanyak membaca Al-Qur'an, zikir, bertasbih, tahlil, takbir, istighfar,
mengirim salam dan sholawat kepada Rasulullah dan mengajak orang lain kepada
kebaikan, melarang kemungkaran.

c. Amalan Anggota Tubuh

Dilakukan melalui kepatuhan dalam sholat, pengorbanan untuk bersedekah,
perjuangan untuk berhaji hingga disiplin untuk sholat berjamaah di mesjid
(khususnya bagi pria).

SEBAB-SEBAB TURUNNYA KADAR IMAN :

Sebab-sebab dari dalam diri kita sendiri (Internal) :

1. Kebodohan

Kebodohan merupakan pangkal dari berbagai perbuatan buruk. Seseorang berbuat
jahat boleh jadi karena ia tak tahu bahwa perbuatan itu dilarang agama, atau
ia tidak tahu ancaman dan bahaya yang akan dihadapinya kelak di akhirat,
atau ia tidak tahu keperkasaan Sang Maha Kuasa yang mengatur denyut
jantungnya, mengatur musibah dan rezekinya.

2. Ketidakpedulian, keengganan dan melupakan

Ketidakpedulian menyebabkan pikiran seseorang diisi dengan hal-hal duniawi
yang hanya ia sukai (yang ia pedulikan), sedangkan yang bukan ia sukai tidak
diberi tempat dipikirannya. Ini menyebabkan ia tidak ingat (dzikir) pada
Allah, sifatnya tidak tulus, tidak punya rasa takut dan malu (kepada Allah),
tidak merasa berdosa (tidak perlu tobat), dan bisa jadi ia menjadi sombong
karena tidak merasakan pentingnya berbuat rendah hati dan sederhana.

Kengganan seseorang untuk melakukan suatu kebaikan padahal ia tahu hal itu
telah diperintahkan Allah, maka ia termasuk orang yang men-zhalimi
(melalaikan) dirinya sendiri. Allah akan mengunci hatinya dari jalan yang
lurus (al-Kahfi 18:5), dan ia akan menjadi teman syeitan (Thaaha 20:124).

Melupakan kewajiban dan kepatuhan seseorang dalam beribadah berawal dari
sifat lalai atau lemah hatinya. Waktu dan energinya harus didorong agar
diisi lebih banyak dengan perbuatan amal sholeh, kalau tidak maka kesenangan
duniawi akan semakin menguasai dirinya hingga ia semakin jauh dari ingat
(dzikir) kepada Allah.

3. Menyepelekan dan melakukan perbuatan dosa

Awal dari perbuatan dosa adalah sikap menyepelekan (tidak patuh terhadap)
perintah dan larangan Allah. Perbuatan dosa umumnya dilakukan secara
bertahap, misalnya dimulai dari zinah pandangan mata yang dianggap dosa
kecil kemudian berkembang menjadi zinah tubuh. Dosa-dosa kecil yang
disepelekan merupakan proses pendidikan jahat (pembiasaan) untuk
menyepelekan dosa-dosa besar. Karena itu basmilah dosa-dosa kecil selagi
belum tumbuh menjadi dosa besar.

4. Jiwa yang selalu memerintahkan berbuat jahat

Ibnul Qayyim Al Jauziyyah mengatakan, Allah menggabungkan dua jiwa, yakni
jiwa jahat dan jiwa yang tenang sekaligus dalam diri manusia, dan mereka
saling bermusuhan dalam diri seorang manusia. Disaat salah satu melemah,
maka yang lain menguat. Perang antar keduanya berlangsung terus hingga si
empunya jiwa meninggal dunia. Adalah sungguh merugi orang-orang yang jiwa
jahatnya menguasai tubuhnya. Seperti sabda Rasulullah, "..barang siapa yang
diberi petunjuk Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barang
siapa yang disesatkannya maka tidak ada seorangpun yang dapat memberinya
petunjuk". Sifat lalai, tidak mau belajar agama, sombong dan tidak peduli
merupakan beberapa cara untuk membiarkan jiwa jahat dalam tubuh kita
berkuasa. Sedangkan sifat rendah hati, mau belajar, mau melakukan
instropeksi (muhasabah) merupakan cara untuk memperkuat jiwa kebaikan (jiwa
tenang) yang ada dalam tubuh kita.

Sebab-sebab dari luar diri kita (External) :

1. Syaitan

Syaitan adalah musuh manusia. Tujuan syaitan adalah untuk merusak keimanan
orang. Siapa saja yang tidak membentengi dirinya dengan selalu mengingat
Allah maka ia menjadi sarang syaitan, menjerumuskannya dalam kesesatan,
ketidak patuhan terhadap Allah, membujuknya melakukan dosa.

2. Bujukan dan rayuan dunia

Allah SWT berfirman : "Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu
hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah
antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti
hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu
menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan
di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta
keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang
menipu". (QS, al-Hadiid 57:20).

Tujuan hidup manusia seluruhnya untuk akhirat. Apapun kegiatan dunia yang
kita lakukan, seperti mencari nafkah, menonton TV, bertemu teman dan
keluarga, seharusnya semua itu ditujukan untuk meraih pahala akhirat. Tidak
secuilpun dari kegiatan duniawi boleh dilepaskan dari aturan main yang
diperintahkan atau dilarang Allah. Ibnul Qayyim mengibaratkan hati sebagai
suatu wadah bagi tujuan hidup manusia (akhirat dan duniawi) dengan kapasitas
(daya tampung) tertentu. Ketika tujuan duniawi tumbuh maka ia akan
mengurangi porsi tujuan akhirat. Ketika porsi tujuan akhirat bertambah maka
porsi tujuan duniawi berkurang. Dalam situasi dimana tujuan dunia menguasai
hati kita maka hanya tersisa sedikit porsi akhirat di hati kita, dan inilah
awal dari menurunnya keimanan kita.

3. Pergaulan yang buruk

Rasulullah bersabda : "Seseorang itu terletak pada agama teman dekatnya,
sehingga masing-masing kamu sebaiknya melihat kepada siapa dia mengambil
teman dekatnya" (HR Tirmidzi, Abu Dawud, al-Hakim, al-Baghawi).

Seorang teman yang sholeh selalu memperhatikan perintah dan larangan Allah,
karenanya ia selalu mengajak siapa saja orang disekitarnya untuk menuju
kepada kebaikan dan mengingatkan mereka bila mendekati kemungkaran. Teman
dan sahabat yang sholeh sangat penting kita miliki di zaman kini dimana
pergaulan manusia sudah sangat bebas dan tidak lagi memperhatikan
nilai-nilai agama Islam. Berada diantara teman-teman yang sholeh akan
membuat seorang wanita tidak merasa asing bila mengenakan jilbab. Demikian
pula seorang pria bisa merasa bersalah bila ia membicarakan aurat wanita
diantara orang-orang sholeh. Sebaliknya berada diantara orang-orang yang
tidak sholeh atau berperilaku buruk menjadikan kita dipandang aneh bila
berjilbab atau bahkan ketika hendak melakukan sholat.

Menaikkan kadar iman bukanlah suatu pekerjaan mudah, karena begitu banyak
usaha (menuntut ilmu, amalan-amalan) yang harus kita lakukan disamping
godaan (syaitan, duniawi) yang akan kita hadapi. Paling tidak kita termasuk
orang-orang yang lebih beruntung dibanding orang lain yang belum sempat
mengetahui "sebab-sebab naik-turunnya iman" dalam tulisan ini. Mari kita
ingatkan teman-teman kita dengan menyebarkan tulisan ini.

"Wahai manusia! Sesungguhnya diri kalian tergadai karena amal-amal kalian,
maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban
dosamu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah, Allah
Swt bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab
orang-orang yang bersujud, tidak mengancam mereka dengan neraka pada hari
manusia berdiri di hadapan Rabbul'alamin. " (Petikan Khutbah Rasulullah)

Lowongan Di Akhirat

,

RENUNGAN : “LOWONGAN DI AKHIRAT”



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.......




Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan. Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian, tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi. Lowongan ini terbuka bagi semua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak, perampok, koruptor, pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan, dll. Setiap pelamar dijamin pasti diterima di salah satu posisi yang disediakan, bahkan yang tidak melamar sekalipun pasti diterima !




LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :
A. Penghuni Syurga
B. Penghuni Neraka



UNTUK POSISI A DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :

Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :

1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, “Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia” (HR Muslim). Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah ‘merasakan’ ridha Allah dan kesempatan merasakan ‘wajah’ Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia, yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.




UNTUK POSISI B DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI


Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun akan merasa lega.

Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng). Rasulullah saw bersabda, “Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan” (diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, “Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat” M(HR Muslim). Rasulullah saw bersabda, “Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan” (Abu Daud, Ibn Hanbal).


Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk menyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.


Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu :

1. Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan ‘hidup’ dalam kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah buruk selama bertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.

2. Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan tahun, dalam suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa. Bapak, ibu, anak dan saudara-saudara kita tak mampu menolong kita karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad SAW yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.



SYARAT-SYARAT PELAMAR

- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok.
- Tidak perlu bawa harta
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau
seksi.
Cukup membawa dokumen asli dari keimanan dan amal karya Anda sendiri.




WAKTU WAWANCARA :

Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan Anda. Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur,maka jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (hadist hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal). Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu.


Wawancara tahap 2 : Hanya Allah lah yang tahu.




LOKASI DAN LAMA WAWANCARA

Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya.

Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan) selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun. Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabannya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabannya).




PEWAWANCARA:

Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh sang Penguasa Hari Kemudian

WAWANCARA HANYA BERISI 6 PERTANYAAN :

1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa agamamu ?
3. Siapa nabimu?
4. Apa kitabmu?
5. Dimana kiblatmu ?
6. Siapa saudaramu?

Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa dihapal dari sekarang karena keimanan dan amal kitalah yang akan menjawabnya.




CARA MELAMAR:

Sekalilagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu melamar, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk sekaliber malaikat yang bernama Izroil. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).




BENARKAH LOWONGAN INI ?

Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam ini yang tidak mampu kita ketahui, apalagi mengenai akhirat.

Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut), langit sedemikian padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Demi Allah ! Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui (tentang akhirat), niscaya kalian tidak akan pernah tertawa sedikitpun, bahkan kalian pasti akan banyak menangis (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan ke jalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindungan dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan” ( HR Tirmidzi & Al-Bukhari)

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini. Tidak sadar ia bahwa dirinya sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.




MAU MELAMAR KE POSISI B ?

Mudah saja, hiduplah sesuka Anda...

Semoga bermanfaat


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Tersenyumlah Wahai Diri

,

Tersenyumlah Wahai Diri


Kesedihan tak akan Abadi...
Maka tersenyumlah Wahai diri, Roda kehidupan selalunya berputar ada kalanya bahagia terasa, Sedih Merintih juga air mata.
Tapi tahukan engkau, ada Dia yang Selalu menatapmu Lembut yang paling tahu apa Yang terbaik Untukmu.
Dia Memberi apa Yang kamu butuhkan Bukan apa Yang kamu inginkan.

Maka Tersenyumlah wahai Diri,
semua Yang terjadi Juga... karena Kehendak-Nya,
semua berjalan atas Rencana-Nya.
Ilmu-Nya meliputi segalanya dan kau tak MUngkin menjangkaunya...
jadi Untuk apa resah untuk Sesuatu yang Belum pasti kejadiannya.
Bukankah janji-janji-Nya itu pasti.
Allah Maha Mengetahui.

Ada Dia Yang selalu Maha Memberi, dan Dia Memberikan kepadamu segala apa yang kau Mohonkan pada-Nya.
Dan Jika kau mampu menghitung Nikmat-Nya..
maka tak ada alasan bagimu untuk mengeluh atas apa yang saat ini Allah Berikan...
Yakinlah bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik...
Hidup Selalu berjalan meski terkadang hati tak Menginginkan, yang Dicinta akan pergi, yang Didamba akan Hilang ..
Maka dekatkanlah Dirimu dengan-Nya karena Dia yang Maha Kekal.

Seorang hamba akan rapuh tanpa Tuannya,, begitu kita sebagai seorang hamba.. Maka hanya pada-Nya lah Kita pantas untuk menggantungkan segala Asa Dan harapan.. Karena Allah Maha Kuasa..
kau tak akan pernah kecewa.

Ini ujian dari-Nya,dan Dia tak kan menguji Hamba-Nya melebihi batas Kemampuan seorang Hamba itu.
Tapi bukankah manusia memang diuji,
Untuk mengetahui mana yang paling Bertaqwa kepada-Nya,
maka tetaplah istiqomah dijalan-Nya

Masih banyak saudara-saudara Kita diluar sana yang Sedang Diuji dengan kesakitan dan kegelisahan,
Selalu ada hikmah Dibalik Musibah,
Selalu ada kemudahan setelah kesulitan,,,
Semua akan Indah pada saatnya,,,
maka bersabarlah.

" Tersenyumlah Wahai Diri...
semua yang terjadi akan berakhir dan kembali kepada-Nya

Selasa, 18 September 2012

Ukhty.... Izinkan Aku Menikahi Mu

,

♥ Ukhty... Izinkan Aku Menikahimu ♥

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Bismillahirrahmanirrahim,

Saudaraku.. tahukah apa arti menikah..? Menikah itu,,

❤ Menyelamatkan Perasaan
❤ Menyelamatkan Harga Diri
❤ Menyelamatkan Kehormatan
❤ Menyelamatkan Pikiran
❤ Memperjelas Nasab

وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا
لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي
ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS ar-Ruum [30]: 21)


Tujuan Pernikahan Menurut Islam,,

❤ Memenuhi naluri untuk melanjutkan/melestarikan keturunan
❤ Meningkatkan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
❤ Menegakkan rumah tangga yang islami
❤ Menyelamatkan akhlak
❤ Mendapatkan keturunan yang shalih/shalihah


♥ Bila Aku Jatuh Cinta.. ♥

Ya Rabbi... Aku minta izin..
Bila suatu saat aku jatuh hati,
Jangan biarkan cintaku untuk-Mu berkurang,
Hingga membuatku lalai akan adanya Engkau..


Ya Rabby... Aku memohon..
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan kasih cinta-Mu,
yang tak terbatas..
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh..


Ya Rabbi...
Izinkan bila suatu saat aku jatuh hati
Pilihkan untukku seorang yang hatinya
penuh dengan kasih dan cinta-Mu
Dan membuatku makin menganggumi-Mu


Ya Rabbi...
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami, Jodohkanlah kami, Satukanlah kami..
Berilah kami kesempatan untuk lebih
mendekati cinta-Mu,
Dalam suasana yang sakinah, mawaddah dan warahmah...


Ya Rabbi...
Pintaku yang terakhir kepada_Mu
Seandainya aku jatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku..
Anugerahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Izinkanlah aku untuk menemui kerinduan-Mu
Dari Seorang Teman yang Tak Kutahu Namanya...
Yang telah Engkau kirim dan Engkau tulis untukku...
Aamiin Allahhumma Aamiin.


Sebelum “Nekat” Menikah, bekali diri dengan,,

❤ Jangan abaikan soal biaya
❤ Poles mental supaya mantap
❤ Tidak buta tentang ilmu seputar pernikahan
❤ Komunikasikan dengan keluarga dan pihak terkait

♥ Cinta dan Mencintai ♥

Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat, Cinta membutuhkan proses, Cinta itu konstruktif, Cinta cenderung konstan, Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik, Cinta berani melakukan hal menyakitkan (demi yang dicintai), Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi. Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan, Cinta tidak buta, tapi menerima. Cinta tidak melenyapkan semua masalah.


Membangun Keluarga “Samara”: Sakinah, Mawaddah, dan warahmah,,

❤ Saling percaya
❤ Saling peduli
❤ Saling menguatkan
❤ Saling mendukung
❤ Perhatian
❤ Menjalin komunikasi yang baik dan sehat
❤ Semua dilandasai dengan keimanan kepada Allah subhanahu wa ta'ala,

لِيَتَّخِذْ أَحَدُكُمْ قَلْبًا شَاكِرًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَزَوْجَةً مُؤْمِنَةً تُعِينُ
أَحَدَكُمْ عَلَى أَمْرِ الآَخِرَةِ

" Hendaklah seseorang di antara kalian mengambil hati yang bersyukur, lisan yang penuh dzikir, dan isteri yang beriman yang menolong orang itu menggapai akhirat"
(HR. Ibnu Majah, no. 1846)

أَلاَ أُخْبِرُكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ إِذَا نَظَرَ
إِلَيْهَا سَرَّتْهُ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهُ

" Maukah engkau aku beri tahu sesuatu yang (paling berguna) ditimbun oleh seseorang, wanita shalihah apabila ia (suami) memandangnya ia (isteri) menjadikannya senang, apabila memerintahkannya ia pun mentaatinya, dan apabila ia tidak ada maka ia (isteri) menjaganya" (HR. Abu Daud, no. 1417)


كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ فَالْإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ وَالرَّجُلُ
رَاعٍ عَلَى أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا
وَهِيَ مَسْئُولَةٌ وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ أَلاَ
فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ

" Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertanggungjawaban. Imam adalah pemimpin, dia dimintai pertanggung jawaban. Suami adalah pemimpin bagi keluarganya, ia dimintai pertanggung jawaban. Isteri adalah pemimpin di rumah suaminya, ia dimintai pertanggung jawaban. Hamba sahaya adalah pemimpin atas harta tuannya, ia dimintai pertanggungjawaban. Jadi, setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian dimintai pertanggungjawaban" (HR. Bukhari, no. 4789)


لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ َلأَََََحَدٍ لأَِمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ
لِزَوْجِهَا

" Andai aku dibolehkan menyuruh seseorang sujud pada orang lain niscaya akan aku perintahkan wanita sujud kepada suaminya" (HR. Turmudzi, no. 1079)

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتِ الْجَنَّةَ

" Perempuan manapun yang meninggal dalam keadaan suaminya ridlo kepadanya niscaya ia akan masuk sorga" (HR. Turmudzi, no. 1071)


Peran dari Orangtua dan Keluarga Besar :

❤ Memberikan arahan dan bimbingan
❤ Mendukung jika itu adalah kebenaran
❤ Peduli tapi tidak mencampuri urusan
❤ Perhatian tapi tidak mengatur terlalu jauh
❤ Menyayangi, tetapi tidak memaksakan kehendak
❤ Mendoakan dan membantu sekuat kemampuan. Baik solusi berupa ide maupun materi


Sekadar nasihat sederhana..


♥ Dahulu Anda adalah manusia bebas yang boleh pergi sesuka Anda. Tetapi sejak pagi ini, bila Anda belum juga pulang setelah larut malam, di rumah Anda ada seorang wanita yang tak bisa tidur karena mencemaskan Anda.


♥ Kini, bila berhari-hari Anda tidak pulang tanpa berita, di kamar Anda ada seorang perempuan lembut yang akan membasahi bantalnya dengan linangan air mata. Dahulu, bila Anda mendapat mushibah, Anda hanya akan mendapat ucapan, "Turut berduka cita" dari sahabat-sahabat Anda.


♥ Tetapi kini, seorang isteri akan bersedia mengorbankan apa saja agar Anda meraih kembali kebahagiaan Anda. Anda sekarang mempunyai kekasih yang diciptakan Allah untuk berbagi suka dan duka dengan Anda.


Subhanallah..
Semoga bermanfaat dan Salam Santun Erat Silaturahmi wal ukhuwah fillah, ^_^

♥ Mari Menata Hati Menggapai Ridha Illahi
♥ Merengkuh Indahnya Cinta Dalam Ridha_Nya

Senin, 27 Agustus 2012

Jadilah Wanita Paling Bertuah

,

JADILAH WANITA PALING BERTUAH


Diucapkan selamat bertemu wahai saudariku...para muslimah yang sentiasa mendirikan sembahyang, taat berpuasa dan melakukannya dengan khusyuk.

Selamat bertemu, saudariku...muslimah yang memakai hijab kerana rasa malu dan untuk menjaga maruah serta perinsip mulia.

Selamat bertemu, wahai saudariku...muslimah yang sentiasa belajar dan menelaah dengan penuh kesedaran dan pemikiran yang bersih.

Selamat bertemu, wahai saudariku...muslimah yang sentiasa menepati janji, dipercayai dan amanah.

Selamat bertemu, wahai saudariku...muslimah yang sentiasa bersabar, berhati-hati dan memohon ampunan.


Selamat bertemu, wahai saudariku...muslimah yang sentiasa berzikir, bersyukur dan bermunajat.

Selamat bertemu, wahai saudariku...muslimah yang menjadikan Aisyah, Maryam dan Khadijah sebagai teladan dan ikutan.

Selamat bertemu, wahai saudariku...muslimah yang mendidik para pahlawan, dan melahirkan lelaki yang menabur jasa.

Selamat bertemu, wahai saudariku...muslimah yang sentiasa menjaga nilai-nilai dan memelihara diri serta iffah.

Selamat bertemu, wahai saudariku...yang sentiasa takut kepada Allah dan menjauhi apa-apa yang dilarang dan dimurkai-Nya.

SUDAH TENTU ANDA PALING BERTUAH
Dengan senyum indahmu yang membangkitkan
cinta dan memberikan kasih sayang kepada sesama
insan. Dengan kata-kata baikmu yang mengikat
persahabatan dan menjauhkan sifat dengki dan
permusuhan.


Dengan derma yang membahagiakan si miskin, menyenangkan si fakir, mengenyangkan perut orang yang kelaparan. Dengan mengkaji al-Quran, merenung dan mengamalkan kandungannya, bertaubat dan beristighfar.

Dengan zikir dan istighfar yang banyak, memanjatkan doa dan meluruskan niat. Dengan mendidik anak-anak dengan agama, mengajarkan sunnah Nabi dan memberi petunjuk tentang apa-apa yang bermanfaat dan berguna bagi mereka.

Dengan rasa malu dan hijab yang disuruh oleh Allah. Itu adalah cara supaya sentiasa terjaga dari pandangan dosa.

Dengan bergaul dengan perempuan-perempuan baik yang sentiasa takut kepada Allah, mencintai agama dan menghormati ajarannya.

BUKAN SEBALIKNYA!
Bukan dengan usiamu yang habis untuk hal-hal
yang tidak perlu, membalas dendam kesumat dan
bertekak yang tidak bermanfaat.

Apa juga musibah yang datang menimpa, pada
akhirnya ia akan menuju kelapangan hati jua.

Keayuan semula jadimu, wahai saudariku, sebenarnya lebih menarik daripada matahari. Sedangkan kewangian budi pekertimu, dirimu lebih wangi daripada minyak kesturi. Dengan kerendahan hatimu, dirimu lebih tinggi daripada bulan; dan dengan kelembutanmu, dirimu lebih halus daripada hujan renyai-renyai. Kerana itu, jagalah kecantikan itu dengan keimanan, kerelaanmu serta iffah dan maruah.

Oleh itu, wahai saudariku, perhiasanmu yang sebenar bukanlah emas atau perak, tetapi solat dua rakaat menjelang Subuh, dahagamu di tengah hari yang panas kerana puasa, derma yang tersembunyi yang hanya diketahui oleh Allah, airmata taubat, sujud panjang di atas sejadah, dan malu kepada Allah ketika didorong bisikan nista dan ajakan syaitan. Pakailah pakaian takwa, dirimu akan menjadi wanita tercantik di dunia, sekalipun bajumu koyak. Serlahlah sifat kesantunan, supaya dirimu menjadi wanita tercantik di dunia meskipun dirimu jalan berkaki ayam

JIka Dalam Diam ku tak cukup,maka pergilah

,





Bissmillahirrahmaniirrahiim

Ketika dalam diam ku tak cukup bagi mu


Jika mencintai mu dalam diam ku
tak cukup bagi mu
maka ajarilah aku bagaimana cara mencintai mu dengan seutuh nya

Jika kau menginginkan cinta ku yang seutuh nya maka halal kan lah aku karna sebelum kau menghalalkan ku
maka cintaku masih milik-Nya

Jika mencintai mu dengan sederhana tak cukup bagi mu
maka pergilah ...
carilah wanita yang mampu memberi mu cinta tanpa kau halal kan terlebih dahulu

Jujur ...
aku sangat takut kehilangan cinta mu
tapi aku lebih takut kehilangan cinta Rabb ku

Jujur ...
aku sangat takut kehilangan mu
tapi aku lebih takut kehilangan Rabb ku


Siti Al-Muhajirin Khumaira

Jumat, 24 Agustus 2012

afwan..... ya umi ....

,

- Afwan,umi aku belum mampu menjadi Muslimah yang baik -

Umi...
dulu engkau bercerita kepada ku bahwa
19 tahun yang lalu ada seorang bayi perempuan terlahir ke bumi Allah
di panjatkan doa penuh syukur kepada-Nya

Umi ...
tidak kah engkau lihat kini bayi mungil itu telah tumbuh menjadi gadis nan ayu
Umi ...
sedari ku kecil engkau mengajarkan ku akan Cinta Allah
engkau ajarkan ku akan arti kehidupan
Engkau ajarkan ku tentang mencintai,memberi dan mengasihi ...

Namun ...
Afwan ya Umi
ananda belum mampu menjadi wanita yang tangguh
karena terkadang aku masih meneteskan air mata ketika mencintai kekasih Allah
karena terkadang ananda masih saja kurang sabar menghadapi ujian-Nya

Umi ...
ajari ananda menjadi seorang wanita yang tangguh seperti mu
yang selalu ikhlas akan ketentuan-Nya
yang selalu sabar ketika ujian-Nya menghampiri
yang selalu Qana'ah akan pemberian-Nya


Original
Khumaira

surat untuk mu yang tertulis di Lauhul Mahfudz

,


»° Surat Untuk mu yang Tertulis di Lauhul Mahfudz °«

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

...^_^
Apa kabar calon imam ku?
baikah engkau sekarang?
sengaja ku tulis kerinduan ku padamu di setiap alinea kata kata yang telah ku rangkai


Ya Akhi ...
dalam hati ku pernah terlintas satu pertanyaan
Rindukah jua engkau kepada ku?
ahh ... berfikir apa aku ini
tapi segera ku tepis keraguan ku dengan satu keyakinan bahwa SEMUA KAN INDAH PADA WAKTUNYA

Ya Akhi ...
bisikanlah padaku lafadz lafadz Allah di setiap engkau bersujud kepada-Nya di sepertiga malam mu
begitupun aku ...
tak akan lupa ku membisikan kerinduan ku pada mu lewat setiap sujud panjang ku kala lail tiba

ya akhi ...
tugas ku bukanlah mencari mu
melainkan menshalihkan diri
agar kelak pada saat engkau menjemput ku aku telah mampu menjadi makmun dan ustadzah kecil di kehidupan mu

Bandung,24 August '12

Siti Al-Muhajirin Khumaira

Senin, 20 Agustus 2012

Masih maukah kau menjadi bidadari

,


“Masihkah Kau Mau Menjadi Bidadari?”

Masihkah kau mau menjadi bidadari syurga Allah … ya ukhti? Pertanyaan itu seolah semakin lama semakin menggema di ruang hati dan memenuhi seisi jiwa…

Wahai diri… Tahukah kau seperti apa sosok bidadari itu?


Di saat wanita bumi asyik dan sibuk mempercantik diri atau memperindah bentuk tubuh.. Mereka hamburkan uang demi satu kalimat yaitu “katakanlah bahwa wajahku cantik” Sedangkan Bidadari.. Lebih menyibukkan mempercantik iman dalam hati…dan memperindah akhlak layaknya muslimah sejati..



Di saat wanita bumi sibuk mencari cela dan saling membicarakannya… Bidadari akan lebih sibuk mencari celanya sendiri dan memperbaiki apa yang seharusnya diperbaiki…

Di saat wanita bumi lebih mudah menangis karena patah hati dengan pacarnya… Bidadari akan menangis ketika gejolak hatinya dicemburui Allah…

Di saat wanita bumi sering mengeluh ketika menghadapi masalah.. Bidadari akan kuat tetapi seiring dengan kepasrahan diri pada Allah..

Di saat wanita bumi hanya meratapi kekurangan diri.. Bidadari tak akan diam..dia bergerak agar kekurangan yang dimilikinya tak mematikan kesempurnaan dirinya yang lain… Dia akan terus bergerak..bergerak…bahkan mampu melebihi orang yang punya kelebihan di atas darinya…

Di saat wanita bumi banyak menangis untuk kesia-siaan… Bidadari bumi akan banyak menghabiskan airmatanya kepada Rabb-nya…hingga kelak airmata itu dijadikan Allah sebuah telaga di syurga…

Dan di saat wanita bumi memilih jalan pintas untuk memenuhi hajat diri.. Bidadari bumi akan sabar menanti dalam keta’atan dan mengisinya dengan berbenah diri…

Wahai ukhti…hanya kekuatan diri dan mereka yang bersabar dalam keta’atan yang akan sanggup melewati ini dan menjadi bidadari…

Dan ukhti…masihkah kau mau menjadi bidadari Allah di muka bumi?

dengarlah duhai akhi

,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
 

♥ Dengarlah duhai akhi... ♥

Duhai akhi pujaan Qalbu
dengarkanlah
bahwa kaum laki laki wajib memimpin dan membimbing seluruh keluarga ke jalan yang benar,
bukankah telah di jelaskan dalam Firman Allah SWT dalam surat An-nisa ayat 34 yang menegaskan bahwa
"kaum laki laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita"

pun Firman Allah dalam surat At-tahrim ayat 6 yang menegaskan bahwa "Hai orang orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluarga mu dari api neraka"

Duhai akhi pujaan Qalbu
jika ku melakukan kesalahan maka perbetulkanlah kesalahan ku dengan penuh kesabaran karna bagi ku engkaulah pemimpin ku
tak berani ku durhaka kepadamu
seperti yang di jelaskan dari Hadist yg di riwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim
bahwa Rasulullah bersabda "perbaikilah wanita,karena sesungguh nya wanita itu di ciptakan dari tulang rusuk paling bengkok nya tulang rusuk itu adalah di bagian atasnya jika meluruskan nya terlalu keras maka ia akan patah dan jika di biarkan ia akan bengkok,maka perbaikilah wanita dgn cara yang baik "

Ya akhi ..
cintailah dan bimbinglah kami menuju mahabbah cinta-Nya
tuntunlah aku dalam mencari Redha illahi
karna sungguh engkaulah panutan ku dalam menggapai cinta-Nya


Original by Siti Al-Muhajirin Khumaira

Senin, 02 Juli 2012

KEISTIMEWAAN LAKI LAKI

,






•♥• Keistimewaan Seorang Laki Laki •♥•

بسم الله الرحمن الرحيم

♥• Saat Lelaki diciptakan. . Allah membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga. . dia senantiasa akan berusaha untuk menahan setiap ujungnya. . agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindungi."

♥• Diciptakan bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting-tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk
melindungi seluruh keluarganya."

♥• Diberikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetes keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya."

♥• Diberikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya,
dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti
kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih- payahnya."

♥• Diberikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah,
walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya."

♥• Diberikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam kondisi dan situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya,
melukai hatinya. Padahal perasaannya
itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap.
Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila
saat dia sedang menepuk-nepuk bahu
anak-anaknya agar selalu saling menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."

♥• Diberikan kebijaksanaan dan
kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan kesadaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat
mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan dilecehkan oleh anak-anaknya."

♥• Diberikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyadarkan,
bahwa Isteri yang baik adalah Isteri yang setia terhadap Suaminya, Isteri yang baik adalah Isteri
yang senantiasa menemani, dan bersama- sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka,
walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar dan saling melengkapi serta saling menyayangi."

♥• Diberikan kerutan diwajahnya agar
menjadi bukti,
bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar
keluarganya bisa hidup didalam keluarga sakinah dan
badannya yang terbungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai Laki-laki yang bertanggung
jawab terhadap seluruh keluarganya,
senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya,
keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya."

♥• Diberikan kepada Laki-laki tanggung- jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-
baiknya.
Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh Laki-laki, walaupun sebenarnya
tanggung-jawab ini
adalah amanah di dunia dan akhirat."


wallahua'lam bisshowab. .

Senin, 18 Juni 2012

Kami merindukan imam yang shaleh

,






Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Bismillahirrahmanirrahiim

Kami Merindu Imam Yang Sholeh

Kami adalah seorang wanita.
Wanita yang mendamba suami sholeh.
Ketika krisis akhlaq melanda kami,ku ingin engkau menjadi pelurus kami,,bukan kau malah semakin menjatuhkan kami.

Kami adalah seorang wanita yang ingin belajar untuk menjadi wanita sholehah.
Kami benar2 mendamba dan merindu imam yang sholeh untuk menjadi pendamping hidup kami.

Biarkan kau jadi kumbang,kami jadi bunganya. Dimana bisa saling bersimbiosis mutualisme

Biarkan kau jadi atapnya,kami yang jadi rumahnya. Yang senantiasa selalu menaungi kami dikala panas menyengat dan ketika hujan membasahi bumi.

Kami sangat berharap kau kelak akan mempersunting kami dengan sejuta keimanan dan ketaqwaanmu kepada Allah..
Jangan biarkan kami tesesat di lembah nista yang tak Alloh ridhoi.
Miliki kami dengan cara yang halal,wahai laki2 sang penyejuk hati.

Dikala suatu saat nanti kami mengandung anakmu. Kau akan selalu setia merawat kami hingga nanti usia kandunganku menginjak 9 bulan. Kasih sayang dan cintamu selalu terpancar untuk kesehatan kami,istrimu dan janin yang aku kandung.

Dikala persalinan telah tiba,engkau suamiku yang sholeh,senantiasa mendampingi dan memberi support kepada kami hingga berderai tangis dan berharap agar kami istrimu dan anakmu akan selamat dalam kelahiran.

Hingga kelak kau dan aku akan membesarkannya dengan penuh kesabaran.

Sosokmu begitu setia
Pembawaanmu begitu tenang
Diammu penuh taqwa serta keimanan
Bicaramu penuh kebijaksanaan dan kejujuran
Pedulimu penuh dengan kasih sayang dan kecintaan
Akhlaqmu begitu mencermikan kebaikan dan kelembutan
Dan senyummu penuh dengan kedermawanan.

Kau adalah laki2 yang kami damba
Setiap 5 waktu dan malamku tak hentinya ku berdoa
Allahumma sa’khirli zaujan sholikhan yakhtibuni wayatazau wajubi wayaqunu sahibanli fiddunya wal jannah.

Semoga imamku yang sholeh kan jdi nyata.
Amin.

So..cukupkan hatimu pada Allah.

Untuk mu akhy dan Ukhty

,

bismillaahirrahmaanirrahiim

Adam...

Kau bilang dirimu hebat dan kuat ibarat pahlawan,

Gagah perkasa seperti Badang,

Kau gunakan Hawa sebagai umpan,

Untuk membuktikan kelelakianmu yang hanya temberang.

Hawa...

Kau bangga dengan kecantikan lahiriah yang ada padamu,

Kau sanjung tinggi Adam yang terpikat dengan keindahan rupamu,

Kau tersenyum manis saat Adam melihat lenggok tubuhmu,

Tapi kau marah dan benci bila ada segelintir Adam yang menegurmu.

Adam...

Kadangkala kekacakan yang ada padamu,

Bisa membuat Hawa lemah dan cair ibarat ais terkena api,

Hati yang rapuh mudah luluh dan tunduk pada nafsu,

Jiwa yang halus mudah pula jatuh hati.

Hawa...

Iblis menggunakanmu sebagai umpan untuk memerangkap Adam,

Kau harus ambil kesempatan ini untuk memperdayakan Iblis,

Selamatkanlah Adam dari cengkaman api yang tidak akan terpadam,

Jatuhkanlah musuh Islam dengan akal satumu yang genius.

Adam...

Kata-kata manis nistamu bisa menggoda hati Hawa,

Senyum nakalmu membuatkan Hawa semakin suka,

Lembutmu dalam berkata membuatkan Hawa senang mendekatimu,

Sikap prihatinmu membuat Hawa tergilakan perhatianmu.

Hawa...

Sikapmu yang tidak endah menjadikan Adam berani terhadapmu,

Berani mengambil kesempatan untuk menyentuh maruahmu,

Ketidaktegasanmu membuatkan Adam semakin suka akan dirimu,

Hingga kau pun hanyut dalam dunia cinta palsu.

Adam...

Kau bilang akalmu sembilan mengalahkan nafsumu yang satu,

Gunakanlah akalmu itu untuk mendidik nafsumu yang boleh membinasakan Hawa,

Cerdikkanlah akalmu itu dengan berjihad menentang nafsumu,

Agar Hawa terpelihara sentiasa dalam jagaan taqwa.

Hawa...

Lenggok tubuhmu bisa membuat Adam terpaku dan mata menjadi sepi,

Lembut suaramu bisa mencairkan hati lelaki Adam,

Longgarkanlah pakaianmu agar tubuhmu tertutup rapi,

Tegaskanlah suaramu supaya syaitan tidak berpeluang merasuk Adam.



Oleh itu Adam...

Bersikap tegaslah dengan Hawa dalam setiap urusanmu,

Kau harus kuat dan sabar dalam membimbing Hawa yang semakin liar,

Kau harus teruskan perjuanganmu menentang hawa nafsumu,

Agar nafsu Hawa tidak terus-terusan menular.



Adam...

Hawa meminta agar kau bersikap tegas dan berani,

Supaya Hawa takut untuk menggoda dan mendekati,

Supaya syaitan tidak membisikkan godaan nafsu durjana,

Agar kau bisa menjadi pemimpin dan ketua yang diidami Hawa.



Begitu juga Hawa...

Mahalkanlah senyummu yang bisa menawan hati lelaki,

Jagalah dan peliharalah aurat dan maruah dirimu,

Untuk membentengi nafsu yang sangat dibenci,

Agar kau suci terpelihara saat Adam menyuntingmu.



Hawa...

Adam mudah cair dengan keanggunan wajahmu,

Namun...itu bukanlah yang Adam harapkan,

Adam mengharapkan Hawa yang berpegang teguh pada agama sebagai penyuci kalbu,

Adam juga menginginkan Hawa yang sopan dan memelihara aurat dalam berpakaian.



Untukmu Adam :

Jadilah Adam yang berpendidikan tinggi dalam agama yang bisa membimbing Hawa dari menjadi mangsa godaan syaitan dan nafsu yang boleh membinasakan. Jadilah Adam yang murah dengan kata-kata nasihat dan teguran yang boleh memperbaiki Hawa. Jadilah Adam yang sentiasa berjuang menentang nafsu dan memelihara maruah diri untuk orang tercinta yang sah bergelar isteri. Jadilah juga Adam yang boleh menjadi ketua keluarga, imam dalam solat berjemaah dan pemimpin agama seperti yang diingini oleh Hawa.

Untukmu Hawa :

Jadilah Hawa yang tinggi dengan didikan agama, merendah diri dengan akhlak terpuji dan baik hati. Jadilah Hawa yang menjaga aurat dan maruah diri dari sewenang-wenangnya dilihat ajnabi. Jadilah Hawa yang sentiasa haus akan ilmu nasihat dan teguran sebagai persiapan menjadi Hawa yang solehah untuk seorang yang sah bergelar suami. Jadilah juga seorang Hawa yang bisa menjadi anak, ibu dan isteri yang solehah serta hamba Allah yang beriman dan bertaqwa seperti yang diidamkan oleh Adam.

Kamis, 14 Juni 2012

SAAT BIDADARI KU PERGI

,
Asalamualaikum warahmatullaji wabarakattuh

SAAT BIDADARIKU PERGI


“Saya terima nikah saya dengan ukhti Hurul’ain Firdausi dengan mahar sekian dibayar tunai....,”

Semua menyaksikan dengan berlinangan air mata dan derai tawa, sekian diantaranya telah menyaksikan ia telah aku nikahi... Allah menjadi saksi diantara kami. “Barrokallohu laka wa barroka alaika wa jama’a bainakuma fii khairii..,” Kuterima lantunan doa dari berbagai pihak. Perempuan disampingku menangis haru. Aku belum mengenal pribadinya secara detail. Aku hanya tahu namanya, itu saja kuperoleh dari temanku. “Ia perempuan shaleha, insyaallah... rajin ngaji, dirumah subhanallah... selalu menundukkan padangan,” katanya waktu itu. Aku sangat berharap ia menjadi bidadariku hingga aku dapat mengetuk pintu firdausinya....

_o0o_

Senja kian memudar... ikatan malam kian erat hawa dingin merasuk pori-pori lenganku. Guyuran air wudlu melelapkan aku dalam perenungan. Baru saja berlalu para tamu undangan. Baru saja hilang suara berisik yang menjejali gendang telinga.
Kulangkahkan kakiku memasuki rumah yang kini menjadi rumah baruku. Terasa sangat asing. Seorang laki-laki berusia setengah abad yang kini menjadi ayahku menjelaskan padaku kamar mana yang kini akan menjadi kamarku. Kamar bersejarah untukku.... kuberanikan kakiku mengetuk pintu dan mengucap salam .... “Assalamu’alaikum,”
“Wa’alaikum salam warohmatulloh...,” suara lembut menggetarkan gendang telingaku, mengirimkan desir cinta ke hatiku. Tetes sejuk selaksa embun pagi mencium hatiku yang resah. Bidadariku yang baru saja aku nikahi itu membuka pintu, lalu mengajakku masuk kamar yang amat istimewa untukku.... jilbab anggun yang dipadukan gaun senada masih melekat di tubuhnya menanti sentuhanku tuk sempurnakan kesuciannya... sebagai istriku tentunya...

_o0o_

“Mas ...,” panggilnya lembut padaku... “Ii...iiya ukhti...,, eh maaf, iya Dek...,” jawabku gugup. Aku menyadari raut wajahku berubah 1800. Tapi aku tidak mampu berkata apa-apa. Aku hanya menatapnya. Ia tersenyum. Bidadariku sangat sempurna. Ia menundukkan pandangan. Aku sangat tolol untuk saat itu... aku tidak mengerti apa yang harus aku lakukan. Dalam diamku dan heningnya malam yang bicara, aku mengajaknya shalat jama’ah. Sesaat kami terlelap dalam kesatuan bersama Robbul Izzati.

Usai sudah kami larut dalam urusan masing-masing. Bidadariku melepas mukenanya dan melipat rapi sekali. Namun jilbabnya masih melekat anggun menutup aurotnya, menanti sentuhanku tuk yang pertama kali.

Allah Maha Cinta, Allah mengirimkan cinta-Nya untukku dan untuk bidadariku... Subhanallah.. Kami ibadah dalam kekusyukan.... kami sangat berharap Allah mengirimkan pahala dan rahmat-Nya untuk kami berdua.

_o0o_

“Allahu akbar... Allahu akbar....”

Subuh merayap menyadarkanku dari lelapnya Istirahat. Kubuka mata “Astagfirrullah!!” seru lidahku dengan bodohnya. Aku baru sadar disampingku ada perempuan yang kini menjadi Istriku. Kukumpulkan semua energiku untuk memenuhi paggilan Allah. Pelan kukecup perempuan itu hingga ia terbangun. Senyumnya kudapat dipagi yang dingin ini.

Aku membisikkan kata cinta dan memberitahunya kalau waktu telah subuh. Sunyi dan sepi yang semalam kami rasakan telah pecah. Kokok ayam jantan kian beradu. Kusempurnakan mandiku lalu kupenuhi panggilan Robb ku.

_o0o_

Renungan demi renungan, ajakan untuk bermuhasabah dan dorongan untuk menjadi yang terbaik selalu bidadariku kirimkan untukku... pesan cinta dan peringatan untuk shalat selalu aku dapatkan hampir di setiap jamnya melalui ponselku... aku sangat mencintainya karena keteguhan dalam agamanya.

“Ya Allah kekalkan cinta kami sampai kesurgamu.... Amin,” doaku di penghujung malam saat aku shalat lail. Selesai aku bermunajat aku menoleh kebelakang. Subhanallah bidadariku tengah bercinta dengan Robb nya, akupun menatapnya syahdu, hingga mata kami berpadu. Cahaya cinta mengalir ke urat-urat tubuhku melalui pembuluh nadiku....

_o0o_

Enam bulan mengantarkan aku dalam penantian, menanti sosok bidadari yang mungkin Allah amanahkan untuk aku dan Istriku. Tapi sampai saat ini aku belum menyadari adanya kehadiran bidadari yang kudamba. Dalam sujudku ku kirim doaku pada Robbulku. Tak lepas dalam heningnya malam, sejuknya pagi aku selalu berharap. Dengan berbekal untaian sabar dan keyakinan aku bertekad hanya Allah tempatku mengadu dan memohon pertolongan.

“Mas....,” panggil bidadariku disuatu siang yang hening. “Iya Dek...,” sahutku. Kini aku telah terbiasa memanggilnya ‘Dek’. Terbiasa hidup bersamanya dalam suka dan duka.

“Anna mau memberi tahu Mas,, tapi Mas jangan kaget, gugup atau semacamnya ya...,” pelan urai bidadariku. “Iya tuturkan, tafadol... insyaallah anna siap...,” sahutku lalu mendekatinya. Kugenggam erat tangannya... kasih sayang sebening cahaya mentari menyentuh sukma terdalamku.

“Anna hamil mas... 2 bulan... ini buktinya,” lembut kata istriku lalu menyerahkan selembar kertas berwarna biru muda. Mataku dengan jeli memandangnya. Jujur seumur hidupku baru kali ini aku memegang dan melihatnya. Pelan mataku menelusur ke tiap ruas huruf, istriku positif hamil.

“Alhamdulillahirrobil’alamin....,” seruku lalu tersungkur sujudku dalam spontan.
“Mas senang?” tanyanya. “Siapa yang tidak senang sayang... bila Allah mengkaruniai kita rezeki... Bapak mana yang tidak suka, kecuali Bapak yang tak bermoral,” kataku disertai senyuman. Aku terlarut dalam cinta Allah di heningnya malam, disemilirnya angin yang berhembus aku menatap istriku nan jelita.

_o0o_

Penantian demi penantian aku lewati. Dari minggu sampai ke bulan. Hingga melewati tri wulan pertama, aku mulai disibukkan dengan ritual-ritual ibu hamil, mulai sering muntah, nafsu makan menurun hingga menginginkan hal-hal yang aneh. Bidadariku sangat lemah sekali. Kecemasan membuncah tapi kupasrahkan pada Allah, selalu rajin aku mengajaknya konsultasi ke ahli gizi dan kebidanan. Subhanallah... dalam keadaan yang sedemikian bidadariku tetap konsekwen dengan shalatnya,, selalu tepat waktu,, sempat aku kagum dengan pribadinya.

Tiba-tiba handphone ku bergetar, message tone meraung merdu. Sebuah pesan dari bidadariku...
Adzan bergetar liukkan batin,, anugrah sempurna telah dapatkan,, karunia Rabbi itu idaman...,,
bergema sudah lantunan adzan,, letakkan pena penuhi panggilan,, Robb mu penguasa keadaan....
Shalat dzuhur dulu Mas... jamaah di masjid jangan lupa... (Adinda yang mencintaimu)
Aku tertawa kecil membaca tiap baris syair dari bidadariku... Ia tidak pernah lupa untuk bertanya “sudah shalat belum? Jamaah tidak?” kata-kata yang membuatku merindukannya di waktu aku bekerja. Itukah cinta???

_o0o_

Menekuri lembaran waktu yang penuh dengan rutinitas membuat raga kian tersiksa. Sesekali Allah menegurku dengan rasa sakit yang mendera. Tiba saatnya detik penantian berujung, detik yang dimana mulai saat itu aku dipanggil “Ayah” oleh si mulut mungil.

Gelisah dan resah kian mematuk hatiku, aku berjalan memutar-mutar di depan kamar bersalin... hanya Allah yang siap menerima lelehan air mataku... aku memasrahkan segala kemungkinan yang akan terjadi. Aku ridho jika Allah berkehendak untuk yang terbaik. Kakiku berjalan semau akalku. Kadang bersimpuh, bangkit lalu berjalan tak karuan.

“Keluarga Ibu Firda,” setengah tak percaya aku bangkit dan menjawab spontan. “Ya!”
“Alhamdulillah anak Bapak telah lahir... perempuan... cantik seperti ibunya,” kata dokter yang kusambut dengan dengan kakiku yang bersimpuh sujud syukur. Sekarang aku resmi menjadi ‘ayah’ dulu bidadariku memanggilku ‘Mas’ kini berganti gelar menjadi ‘ayah’. Tanggung jawabku semakin berat.

“Boleh saya lihat anak saya Dok?” kataku memberanikan diri. “Tentu saja bila saatnya telah tiba,, tetapi sebelumnya... kami segenap dokter yang membantu persalinan Ibu Firda, mohon maaf...,” sambung dokter itu bermata syahdu. “Maksud Dokter??” jawabku panik... aku teringat bidadariku... bagaimana nasibnya???
“Istri bapak dipanggil Allah... kami telah berusaha semaksimalnya... tetapi semua sudah di skenario oleh Allah sedemikian rupa... tangan kami tak mampu mencegahnya,” urai Dokter itu, lalu kusambut dengan duduk lunglaiku.... aku tak mampu berkata apa-apa. Hanya uraian air mata yang terus bicara... menjelaskan semuanya.

_o0o_

Aku bertekad harus kuat... tetapi sekuat-kuatnya manusia sepertiku masih ada Allah yang Maha Kuat. Aku sangat yakin Allah mempunyai cinta di setiap cobaan-Nya. Aku harus bisa menghadapinya!! Optimis dan yakin Allah membantuku adalah bekalku... masih ada bidadariku kecilku yang menanti kecupanku di hari selanjutnya... masih ada harapan di cerahnya sinar mentari sepanjang jalan di esok hari... “Ya Allah kuatkan aku...”

 

Khumaira Perindu Surga-Mu Copyright © 2011 | Template design by ilmuini | Powered by Blogger